Langsung ke konten utama

nyuap

Kau berselera menyantap apa Rabu ini?


martabak manis senyummu saat mengeja sajakku,
rujak bumbu kemesraan saat kau dan aku menyusupi Bandung merajam kepenatan,
bolu gulung kemolekan mimpi yang kau arsir padaku kemarin,
roti isi kebersediaan kau menunggu aku memahat setiap hina yang mengakar menjadi harum yang merayu,

atau berirama denganku tanpa terbelai kata pulang?

tapi kuberi secarik syarat!

martabak manis, rujak bumbu, bolu gulung, roti isi, bahkan aku, harus direlungmu dengan selamat ya?

karena,
aku mau menyuapmu mulai hari ini,

setiap hari.

Sampai kau ingin aku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

balik

akan tiba kala dimana cucur peluh menghalau musuh, asa yang terkoyak kembali utuh, kenang yang redup menjelma penyuluh, kasih yang terberai merajut asuh, Dan kamu yang berkelana jauh akan hinggap bersembunyi di benteng pundakku tanpa suruh, sembari berkata "aku kembali padamu!"

1. ema

Sudah kubilang kan, berlian itu hanya satu. Kalau banyak itu nyamuk dikamarku. Kalau ada yang langka cepat jaga! Kalau bersamanya jangan pakai topeng, kamu bukan di pesta dansa. Kalau dia sedih jangan ditelantarkan, nanti diambil orang. Kalau dia bahagia, mari berbagi serpihannya. Kalau dia butuh, jangan tidak mau dibutuhkan. Kalau jaya ingat dia, janga bersandiwara amnesia. Kamu kurang piawai untuk pura-pura. Masih ingin punya kawan kan?