Langsung ke konten utama

Segores Rasa, kemarin.

Jangan menggebu-gebu menyatu dengan perasaanmu kawan!
Dia itu fana.
Yang didukung hari ini, besoknya menjatuhkan.
Yang dibanggakan hari ini, besoknya dicaci maki.
Yang dimiliki hari ini, besoknya sirna.
Yang dicintai hari ini, besoknya mengkhianati.
Hari ini "Dia paling terbaik dan yang terakhir dihidupku!", besoknya "Aku tidak mau mengenal dia, dia bukan siapa-siapa lagi!"

Cinta dan benci hanya semburat tipis dilangit senja.
Ia bagai dua sisi uang koin. Kalau kamu dapat cinta,
Bingo! Ini adalah hari keberuntunganmu.
Kalau benci yang hadir, kamu akan mengutuk cinta.
Bersabarlah dalam mencintai, memiliki, mengasihi dan segala perasaan yang kamu angkuhkan itu, agar kelak kamu tidak hancur dikemudian hari.

[Badit dan Segores Rasa, hari ini.]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

balik

akan tiba kala dimana cucur peluh menghalau musuh, asa yang terkoyak kembali utuh, kenang yang redup menjelma penyuluh, kasih yang terberai merajut asuh, Dan kamu yang berkelana jauh akan hinggap bersembunyi di benteng pundakku tanpa suruh, sembari berkata "aku kembali padamu!"

1. ema

Sudah kubilang kan, berlian itu hanya satu. Kalau banyak itu nyamuk dikamarku. Kalau ada yang langka cepat jaga! Kalau bersamanya jangan pakai topeng, kamu bukan di pesta dansa. Kalau dia sedih jangan ditelantarkan, nanti diambil orang. Kalau dia bahagia, mari berbagi serpihannya. Kalau dia butuh, jangan tidak mau dibutuhkan. Kalau jaya ingat dia, janga bersandiwara amnesia. Kamu kurang piawai untuk pura-pura. Masih ingin punya kawan kan?