Langsung ke konten utama

[ g v a s i t i r a ]

Apa pun yang terlukis di semesta, punya kekuatan.

Saling tarik menarik,
saling beredar,
saling jatuh hati.
Ah, kamu layak dinobatkan sebagai Isaac Newton abad 21.
Kamu kan yang menciptakan gravitasi untukku?
Aku selalu jatuh tertarik menujumu. Seperti pusat bumi milikku saja.

Gravitasimu juga menciptakan hukum jatuh dalam mekarnya cinta kan?
Tapi.....

bagaimana kalo ia menciptakan hukum jatuh karena terlalu berharap?

Ah tenang, kekasihku seorang ilmuwan pematen hukum bahagia. Namanya sudah tercatat di prasasti lembah terdalam yang diciptakan atom-atom berperasaan. Ia tak akan mampu meracik racun nestapa untuk gadis yang katanya ia cintai. Percaya.


[tunggu.........


 masih berusaha percaya]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

balik

akan tiba kala dimana cucur peluh menghalau musuh, asa yang terkoyak kembali utuh, kenang yang redup menjelma penyuluh, kasih yang terberai merajut asuh, Dan kamu yang berkelana jauh akan hinggap bersembunyi di benteng pundakku tanpa suruh, sembari berkata "aku kembali padamu!"

1. ema

Sudah kubilang kan, berlian itu hanya satu. Kalau banyak itu nyamuk dikamarku. Kalau ada yang langka cepat jaga! Kalau bersamanya jangan pakai topeng, kamu bukan di pesta dansa. Kalau dia sedih jangan ditelantarkan, nanti diambil orang. Kalau dia bahagia, mari berbagi serpihannya. Kalau dia butuh, jangan tidak mau dibutuhkan. Kalau jaya ingat dia, janga bersandiwara amnesia. Kamu kurang piawai untuk pura-pura. Masih ingin punya kawan kan?